My Memory











{Februari 23, 2010}   My Novel ..

PART 1

.. Ingatanku ..

Siang ini aku mulai menulis.. entah akan dimulai dan di akhiri dari mana kisahku ini,terlalu banyak duka dan air mata yang mengikuti alur hidupku.. hidup yang begitu sulit dimengerti orang banyak. Hmm.. sejenak merenungkan semuanya, mengingat kenangan yang begitu menyakitkan.. mengingat akan sosok lelaki yang sering membuat air mataku terjatuh setiap malam.. sosok lelaki yang selalu ku rindukan kehadirannya.. yang tak pernah mengharapkan kehadiranku. Begitu sulit untuk dimengerti jalan kehidupanku.. Mungkin bagi orang-orang yang telah mengenal kisahku ini, dia akan mengenal siapa aku dan bagaimana sulitnya hidupku. Aku akan mulai menulis kisahku.. kisah pahitku.. yang berawal dari masa pubersitasku dan berakhir dengan sakit hati yang amat sangat mendalam di sebuah perpindahan kota antara Jakarta & Palu dan akan dikenang untuk selamanya.

_To be Continued_

 

PART 2

.. Awal Mengenal Kota PALU ..

Siang itu aku meninggalkan kota Jakarta bersama dengan kedua orang tua beserta adikku tercinta. Kami akan menuju sebuah kota yang masih asing di dengar banyak orang.. kota itu merupakan tempat tinggal kami yang baru. Hal itu terjadi karena ayahku ditugaskan ditempat kerjanya yang baru. Ayahku bekerja disuatu perusahaan bank swasta yang cukup terkenal di dunia. Kami berangkat menggunakan  pesawat terbang dan perjalanan itu merupakan perjalanan pertama kami ke kota yang masih asing kami dengar, sebut saja kota itu dengan nama kota PALU. .

Jembatan Kuning ( Ponulele )

Kami tiba di kota PALU pada malam hari, sekitar pukul sebelas malam. Perbedaan waktu antara PALU & Jakarta adalah satu jam. Malam begitu dingin bercampur dengan rasa penasaran akan heningnya kota itu. Suasananya sangat berbeda sewaktu kami tinggal di Jakarta. Kota itu begitu sepi, seakan-akan tidak ada tanda kehidupan. Kami harus terbiasa dengan suasana seperti ini, terutama diriku.

Satu malam telah kami lewati. Malam mulai berganti pagi. Ayahku sudah memulai aktivitas ditempat kerjanya yang baru, ibuku sibuk dengan rutinitas yang biasa ia lakukan sebagai ibu rumah tangga. Sedangkan aku dan adikku mulai bersekolah ditempat yang baru. Waktu itu fisik dan penampilanku tidak seperti sekarang. Masih dengan pakaian dan penampilan alakadarnya anak SMP jaman dulu, bisa dibilang penampilan anak-anak yang disebut sebagai “kutu buku”. Betapa bahagianya hidupku saat itu, saat dimana diriku belum mengenal arti sebuah cinta dan pengorbanan seperti sekarang ini.

Jembatan Kuning disiang hari

Dikota Palu, aku bersekolah di SMP Negeri 1. Sekolah bertaraf Internasional, bisa dibilang SMP terfavorit yang ada dikota itu. Saatnya aku punya teman-teman dan kehidupanku yang baru. Di kota ini. Kota Palu…

_To Be Continued_

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PART 3

.. Teman dan Kehidupanku yang Baru ..

Malam ini aku mulai menulis lagi. Entah mengapa malam ini kepalaku mulai merasa sakit lagi, mungkin sudah waktunya. Aku mulai mengingat kenangan waktu itu, kenangan di masa-masa SMP-ku dikota itu. Kota yang sekarang sangat aku cintai sampai akhir hayatku. Kota Palu… Hari ini hari pertama aku masuk sekolah yang baru. Dengan teman-teman yang baru serta suasana dan kehidupan yang baru. Aku mulai memasuki kelasku, sebut saja dengan kelas II B. Saat aku pindah dari kota Jakarta ke kota Palu, aku sudah kelas II SMP semester dua dan akan melanjutkan pendidikanku tersebut di kota Palu. Bisa dibilang saat pertama kalinya aku menginjak kota itu saat aku kelas II SMP.

MY CLASS ROOM

Pagi itu dengan wajah yang penuh  penasaran, aku memasuki kelasku.  Ku masih terdiam di depan kelas  menunggu teman-teman baruku  menegur dan menyambut  kehadiranku. Tiba-tiba ada salah seorang dari  mereka menghampiriku, sebut saja  dia dengan sebutan ketua kelas. Dia  mulai menyapa diriku, “Hai,, anak  baru ya?”. “Kenalkan nama saya lifa,  saya ketua kelas dikelas ini”, “nama  kau siapa?”. Dan akupun mulai  menjawabnya, “Hmm.. ia, aku anak  baru pindahan dari Jakarta, nama  aku Tara”. “Salam kenal ya”. Selesai  aku berkenalan dengan ketua kelas, aku mulai berjalan menuju bangku yang akan ku duduki. Letaknya tersudut dan paling belakang diantara deretan bangku sebelah kiri, sejajar lurus dengan posisi pintu masuk kelas tersebut. Tidak lama kemudian bel masuk berbunyi dan aku mulai mengikuti pelajaran disekolah baruku tersebut. Berjam-jam telah berlalu dan telah mengalami pergantian waktu ke-jam istirahat. Saat istirahat tiba, aku berkenalan dengan teman-teman baruku yang lainnya. Satu pelajaran yang dapat ku tangkap untuk hari ini adalah mereka warga yang tinggal dikota Palu menggunakkan bahasa yang berbeda dengan bahasa orang Jakarta. Warga kota Palu menggunakkan bahasa campuran antara Jawa dan Makassar. Bahasa tersebut terucap lebih baku tetapi agak kasar dari bahasa-bahasa yang lainnya. Aku harus terbiasa menggunakkan bahasa tersebut dikota ini. Hari demi hari telah berganti, minggu demi minggu telah ku lewati. Saat itu aku telah memiliki sahabat terbaik, namanya supraptin. Orangnya pintar, baik dan sopan. Dia juga setia kawan. Aku senang sekali berteman dengannya. Tak terasa bulan demi bulan telah berlalu. Sudah banyak suka dan duka yang aku lewati bersama teman-teman baru dan sahabat terbaikku tersebut.

My Friend's in GAMA COLLEGE

Selain teman-teman disekolahku, aku juga mempunyai teman-teman dari tempat bimbingan belajarku. Tempat itu bernama GAMA COLLEGE. Ada juga teman-teman yang berasal dari suatu komunitas dan organisasi-organisasi tertentu diluar sekolah. Senangnya diriku telah menyatu dengan alam dikota Palu. Namun banyak rintangan yang telah aku lalui di SMP Negeri 1 tersebut, saat itu fisikku bisa dibilang tidak memenuhi standar sebagai wanita biasanya. Dahulu aku hanyalah seorang wanita gendut berwajah culun dan cupu. Hanya orang-orang berhati baik dan tulus yang mau berteman denganku.  Dan saat itu aku sama sekali belum mengenal arti dari sebuah kata “Cinta dan Pengorbanan” seperti yang ku rasakan saat ini.. Beberapa hari sebelum perpisahan kelas tiba, aku dan teman  sekelasku sempat melakukan sebuah percakapan dikantin belakang sekolah. Tidak terlalu banyak, hanya empat orang saja. Aku, supraptin, icha dan raisa.

SMA NEGERI 2 Palu

Seingat aku, mereka bilang seperti ini, “Tara.. kalau sudah lulus SMP kau mau masuk SMA mana?”,supraptin pun bertanya. “Hmm,, nda tau ini, saya juga bingung, kira-kira SMA mana yang bagus ya?”,akupun menjawab. “Wah kau masuk saja SMA 2 yang dijalan Tanjung Dako saja, sekolahnya besar dan luas ditambah lagi disitu ada kakak kelas yang tampan dan fisiknya oke sekali loh ! Kau pasti nda bakalan menyesal karena sudah mendaftar di sekolah itu, hehe..”, gumam icha. “Haha.. kau ini ada-ada saja, niatku hanya mau mencari SMA yang bagus untuk pendidikanku nanti, nda ada niat cari yang lain kawan”, jawabku. Tiba-tiba raisa berkomentar, “Ia Tara, disitu ada kakak kelas ganteng, namanya MR.C dan dia anak paskibra !”. Dan akupun bertanya, “MR.C ???  Namanya aneh ya, seperti perempuan saja ! Hahaha.., memang dia itu siapa dan apa untungnya buatku kalau ada MR.C di SMA itu?     Sudahlah, aku tidak kenal dia dan diapun tidak mengenalku jadi ganti topik saja”. Rasa kesal dan penasaran itu mulai menyatu, dalam hati dan pikiranku mulai bertanya-tanya tentang seorang laki-laki yang bernama MR.C tersebut.

It's MR.C

Mengapa dia begitu di idam-idamkan oleh banyak wanita di SMA 2 tersebut bahkan beritanya terdengar hampir seluruh kota Palu.

Yang aku tau dari teman-temanku, MR.C adalah seorang anak kelas 3 yang berwajah tampan dan berfisik baik. Selebihnya hanya diluar dugaanku saja.

Tiba saatnya aku dan seluruh teman-teman di SMP Negeri 1 menghadapi kelulusan. Seperti pada umumnya anak SMP yang lain, jika hari kelulusan tiba pasti serentak mereka merayakannya dengan konfoy menggunakkan motor dan mobil ataupun sekedar mencoret-coret seragam mereka menggunakkan spidol ataupun semprotan berwarna. Hal itu sudah menjadi kebiasaan anak SMA zaman sekarang, begitupun denganku dan teman-temanku. Kegembiraan yang meluap-luap serta tawa, canda dan tangisan yang menyatu dengan keadaan saat itu sudah menjadi ciri khas pada saat pengumuman kelulusan tersebut telah usai di umumkan. Dan hasilnya akupun LULUS SMP dengan nilai yang baik dan tidak mengecewakan. Benar-benar sangat memuaskan. Beberapa hari setelah pengumuman itu berlangsung,akupun mulai sibuk mencari-cari SMA yang bagus dan favorit untuk pendidikanku nanti. Waktu itu aku mendaftar di dua sekolahan, pertama di SMA Negeri 1 ( SMANSA) dan yang kedua  di SMA Negeri 2 (SMADHA). Dan hasilnya akupun diterima di SMA Negeri 2, sebut saja sekolah itu dengan nama SMADHA. Tempat dimana seorang laki-laki yang membuatku penasaran akan fisik dan ketenarannya. Laki-laki itu bernama MR.C.

_To Be Continued_

 

PART 4

.. Awal Mengenal MR.C ..

Hari ini, detik ini aku resmi menjadi siswa di SMADHA. Hatiku begitu senang. Semuanya serba baru. Teman , kelas , guru serta lingkungan yang baru menghiasi kehidupanku yang baru terkecuali seorang kekasih. Hal itu sama sekali belum terlintas dipikiranku. Saat itu penampilanku masih belum berubah. Aku hanyalah seorang Tara gendut, culun serta cupu yang mempunyai berat badan sekitar 85 kilogram. Tiada yang menarik dari diriku. Namun saat itu aku mempunyai rasa penasaran yang amat sangat luar biasa terhadap sosok lelaki yang bernama MR.C tersebut. Hari pertama aku masuk disekolah baruku. Awal itu juga aku mengenakan seragam layaknya seorang anak SMA pada umunya. Namun saat itu penampilanku masih belum berubah.

Inilah diriku wkt masih "CUPU"

TARA CUPU, itulah nama panggilanku waktu masih kelas 1 SMA. Kelas 10 C merupakan tempat dimana aku belajar sebagai seorang siswa SMA kelas 1. Waktu aku kelas 1, aku mempunyai 3 orang sahabat terbaik. Pertama namanya Chadijah. Ciri-cirinya suka memakai kacamata, jilbab serta pewarna kuku yang beragam warnanya. Anaknya baik , namun royal. Temanku yang kedua bernama Riya, dia adalah seorang anak yang ceria, baik hati, royal serta tipe orang yang paling suka dengan hura-hura. Dan yang terakhir bernama Kiki, anaknya suka humor, periang namun sayang dia adalah tipe orang yang pelupa. Berkat berteman dengan mereka, aku mulai mengenal yang namanya RASA SUKA terhadap seorang laki-laki. Namun semua itu hanya sebatas rasa suka, lain halnya saat aku mengenal sosok lelaki yang bernama MR.C tersebut. Kami berempat membentuk sebuah komunitas perkumpulan yang bernama DIRIGUNKI. Seperti anak muda zaman sekarang pada umumnya, yang membentuk komunitas itu hanya untuk senang-senang dan mencari ketenaran dikalangan anak remaja dikota Palu. Saat itu penampilanku masih juga belum berubah. Masih berbadan gendut dan berpenampilan cupu. Dengan menggunakan kaus kaki diatas lutut, rok diatas pinggang dan bentuk baju yang longgar seperti karung beras. Sama sekali tidak layak untuk disebut sebagai wanita cantik pada umumnya.

Aku ada dibarisan paling belakang sbelah kiri

Kita kembali ke topik sebelumnya. Membahas seorang lelaki yang sampai saat ini menjadi cinta matiku yang bernama MR.C tersebut. Sebelumnya aku sama sekali tidak mengenal sosok MR.C. Dia merupakan salah satu seorang kakak kelas yang banyak dikagumi oleh para wanita. Namanya pun telah tersebar kesekolah – sekolah yang lainnya.

 

Aku mengenal sifatnya MR.C dari Chadijah, sahabat baikku disaat suka dan duka. Awalnya chadijah’lah yang sangat mengagumi sosok MR.C. Seingat aku, Chadijah sering berkomunikasi dengan MR.C melalu via ponsel dan telepon.

Yang ku tau dari Chadijah, MR.C  adalah anak yang baik, sopan serta lemah lembut tutur katanya. Namun saat itu aku belum mengenal sifat aslinya. Waktu itu MR.C adalah seorang siswa kelas XII IPA 04.

MR.C ada dibarisan paling depan yg tidak memakai sarung tangan

Dia seorang paskibra yang mempunyai postur tubuh tinggi, berisi  dan tegap, berkulit putih serta berleher jenjang. Dengan potongan rambut bergaya cool dan funky. Satu hal yang selalu ku ingat adalah bibirnya yang berwarna merah merona dengan gaya berjalannya seperti wanita lembut pada umumnya. Namun saat itu aku belum melihat sosok aslinya MR.C. Aku hanya bisa berangan-angan tentang MR.C.

Saat pelajaran tiba, aku  menatap Chadijah yang sedang asik ber-sms entah dengan siapa. Rasa penasaranku semakin menjadi-jadi. Dengan nada berbisik, aku bertanya pada Chadijah. Dikelas, Chadijah dipanggil dengan nama ikha dan dengan sangat kebetulan aku dan Chadijah satu meja dikarenakan temanku yang bernama Riya tidak masuk sekolah.

“kha, kau lagi sms siapa?” ,tanyaku dengan penuh rasa penasaran. “Hmm.. itu loh, pangeran tampanku si MR.C ! “. Jawabnya. Dan akupun bergumam, “ya sudah kha hati-hati kalau lagi sms begitu, nanti ketahuan guru bisa dimarah-marah kau”.

Setelah jam pelajaran usai,Chadijah menghampiri aku dan menunjukkan file foto seorang laki-laki yang sebelumnya aku tak mengetahui siapa laki-laki tersebut. Dia menerangkan bahwa foto itu bentuk wajahnya MR.C  waktu masih kelas 1 SMA. Dalam hatiku berbisik, “apa bagusnya seorang lelaki yang memiliki wajah seperti itu? Menurutku wajahnya biasa saja dan tidak ada daya tariknya sama sekali, sungguh aneh ! “. Sekarang waktunya istirahat. Seperti biasanya, saat jam istirahat tiba aku, Chadijah dan Kiki menuju Koperasi untuk membeli makanan. Diluar dari dugaan ternyata MR.C ada disana untuk membeli makanan juga. Saat itu aku benar-benar melihat sosok asli MR.C yang selama ini sangat membuat aku penasaran. Memang fisiknya sama persis seperti yang diceritakan selama ini oleh Chadijah kepada diriku.

He's Handsome Man ( Menurut orang" )

Postur tubuhnya tinggi, berisi  dan tegap, berkulit putih serta berleher jenjang ditambah lagi dengan bibirnya yang merah merona. Dengan mengenakan kacamata,  jaket bahan berwarna cokelat agak ke-cream-creaman serta potongan rambut bergaya cool dan funky, dia memasuki Koperasi untuk membeli makanan.

Seingatku dia memesan satu kotak nasi kuning, satu botol fruit tea rasa blackcurrent dan satu plastik  roti rasa cokelat. “Ternyata makannya banyak juga ya ! “. Jawabku dalam hati.

Keesokan harinya pada saat jam istirahat, akupun kembali menuju Koperasi untuk membeli makanan. Ternyata disana MR.C dan kawan – kawannya sedang duduk sambil berbincang-bincang. Waktu itu MR.C terlihat sedang kepanasan. Dia mengipas-ngipaskan sobekan kardus Aqua agar rasa panasnya yang dia rasakan bisa berkurang.

It's MR.C

Dengan bibirnya yang merah merona, dia memakan satu buah permen lolypop rasa anggur. Namun saat itu sedikitpun aku belum merasakan perasaan apapun terhadap MR.C, hanya rasa penasaranku saja yang telah terbalaskan. Esoknya saat aku tiba disekolah dengan menggunakan sepeda motor, aku mencari tempat parkiran yang kosong. Saat itu ada seorang wanita berambut lurus seperti dibonding dan berwarna pirang datang menghampiriku untuk membantu memarkirkan motorku tersebut. Sungguh baik dan tulus hati seorang wanita itu walaupun aku sama sekali tidak mengenalnya. Akupun tidak sempat berkenalan dengannya. Dua tiga hari telah berlalu setelah kejadian tersebut. Aku mendapat info dari temanku yang berbeda kelas denganku bahwa wanita yang menolongku tempo hari adalah adik dari MR.C .

Fhia & MR.C

Wanita itu bernama Fhia dan dia juga murid kelas satu sama seperti diriku. Entah mengapa setelah kejadian itu, aku mulai meminta foto-fotonya MR.C pada Chadijah. Seingatku album foto MR.C yang ku simpan pertama kalinya berjumlah 1 folder dan isinya berisi 12 buah. Setelah album fotonya, aku mulai meminta nomor handphone milik MR.C, tujuanku hanya untuk mengenal bagaimana karakter seorang MR.C yang selama ini dikagumi oleh banyak para wanita disekolahku tersebut. Namun waktu itu nomornya sama sekali aku tidak pergunakan untuk keperluan apapun, dikarenakan kesibukanku yang terlalu padat sehingga aku lupa akan hal-hal seperti itu.

12 Foto MR.C

Saatnya aku mulai menyadarkan diri bahwa aku akan menghadapi ujian kelas 1. Hobiku yang suka bermain dan senang-senang mulai dikurangi. Aku harus mulai fokus dengan pelajaran dan semacamnya. Akhirnya ujian tiba dan saat itu aku mendapatkan nilai yang lumayan memuaskan.

_To Be Continued_

PART 5

.. Sunny oh sunny ..

Pada waktu itu, sebelum Ujian Nasional kelas 3 tiba, ada anak kelas 3 yang mengadakan penjualan tiket film bioskop ke anak-anak kelas 1. Mereka menjual tiket film “Cinta Pertama”, film tersebut dimainkan oleh Bunga Citra Lestari dan Ben Joshua.

Tanpa aku sadari, Chadijah telah memesan 4 tiket film tersebut untuk aku, Riya dan Deddy terutama dirinya sendiri. Deddy adalah pacar Chadijah. Awalnya aku tidak tau menau dari mana dia memperoleh tiket tersebut. Setelah aku bertanya-tanya dengannya, akhirnya dia mau mengaku kalau tiket itu ia beli dari anak kelas 3. Namun ia tidak menyebutkan identitas orang yang menjual tiket itu, hal itu aku sadari setelah sosok MR.C masuk kedalam kelasku dan kemudian menghampiri Chadijah serta memberikan 4 lembar tiket film “Cinta Pertama”. Dalam hatiku bergumam , “ternyata dari MR.C, pantas Chadijah begitu bersemangat membeli tiket itu”. Tak lama kemudian ada salah seorang temanku yang yang berteriak memangil MR.C , “Kak,, mereka-mereka itu nge’fans berat sama kakak, makanya mereka beli banyak tiketnya kakak !”. Dalam hatiku berbisik , “iiihh ngefans ?? ngefans dari hongkong ! kenal saja tidak apalagi ngefans ! amit-amit deh !”. Namun setelah MR.C mendengar pernyataan dari salah seorang temanku yang berteriak tadi, ia hanya tersenyum lalu meninggalkan kelas kami setelah memberikan tiket tersebut.

Pemutaran film itu telah berjalan dengan lancar di gedung RRI Palu. Namun sayangnya MR.C tidak datang ke acara pemutaran film “Cinta Pertama “ tersebut. Teman-temannya bilang bahwa MR.C ada keperluan mendadak. Namun hal itu sangat tidak berpengaruh bagiku. Karena saat itu perasaanku masih sama, masih seperti Tara yang cupu dan tidak tau menau tentang semua hal yang berbau CINTA.

Setelah beberapa minggu kejadian itu berlalu , tak lama kemudian anak kelas 3 mengadakan UN ( Ujian Nasional ), ujian itu berlangsung selama tiga hari. Menurut sistem disekolahan tersebut, bagi anak kelas 1 dan 2 akan mendapat jadwal khusus untuk membersihkan ruangan maupun halaman selama Ujian Nasional itu berlangsung. Kebetulan kelasku mendapat giliran untuk membersihkan kelas pada keesokan harinya.

Kira-kira pada pukul setengah 7 pagi, aku dan teman-temanku sudah berkumpul di depan kelas untuk bersiap-siap membersihkan kelas.

Tidak lama setelah kejadian itu, Chadijah pindah sekolah ke Makassar. Orang tuanya dinas karena urusan pekerjaan. Moment yang sangat-sangat sedih untuk “Dirigunki”. Nama organisasi yang dibentuk sejak kami kelas satu. Perpisahan itu telah tiba dan Chadijah telah pindah ke Makassar.

_To Be Continued_

 




achas says:

ceritanya panjang uyy.
tpi hebat ingatanmu bguss.
bermaknaa, berkesan, mudah²an bisa lebih brusaha untuk dpatkan orang itu.
klo mmang tdak bisa d.miliki, stidaknya bisa di simpan sbagai knangan sjaa!
jdoh sudah d.aturr Yang Kuasa. jadii, jngan prnah tutup hatimu untuk orang yg sayang kauu.
jngaan lakukan hal yg sama dengan orang kau tdak bisa kau milikii!!



enyho04 says:

iya makasih.. Tuan Achas.. hehehe :p
kriti dan saran tetap saya teima kok..



cerita nya bagus bgt ..

jadi akhirnya gmna lo dgn mr.c ??
lanjutin lagi ya cerita nya , heheh🙂
gw masih penasarna ….!!



enyho04 says:

. wah senangnya udah dibilang bagus.. padahal gag pernah ada niat sebelumnya akan buat kisah gw jadi novel za..

. tapi thanks ya pujiannya ,, hehe ^_^

. oke .. gw lanjutin kouk.. tenang aja.. tunggu aja lanjutan novelnya ya ,kalau crita sekarang ya gag seru dong.. hehe..

. sekali lagi thank’s ya =)



mana kelanjutan nya kak ?
ku tunggu ya.
penasaran nie.
ama yg nama nya MR.C itu.
gimana sich orang nya..
ku tunggu ya kak.
by : RandaL Bastian



enyho04 says:

. Iya ade.. pasti aku lanjutin kouk Novel’nya

. makasih ya udah mau baca Novel’nya .. hehehe ^^



bebek says:

siip…..



enyho04 says:

Thank’s bebek udah mau baca Novel aku ^^



Tyo says:

hhHHHmmmmMMM….
sebelum na mav,,,,,
cerita na terlalu menonjolkan diri seseorang,terutama diri penulis n Mr.C na tersebut.
karakter penulis udah bagus koq dlm menceritakan sisi kehidupan na saat tinggal di Palu,rasa penasaran trhdp seseorang n alur cerita akan Mr.C tersebut.
Tp kemana inti alur cerita tersebut penulis blum dapet,d tambah cerita yg belum tau berakhir na dmn.

Bwt penulis…..
“amat sangat kreatif penilis bs bikin novel seperti ini”
good job ^__^



enyho04 says:

. Buat Tyo mkasi banget ya kritik ma sarannya

. mav sebelumnya NOVEL ini belum selesai ceritanya , memang sengaja aku buat berseri , karena awalnya memang sekedar iseng-iseng aja.. karena waktu itu lagi liburan semesteran perkuliahan .. jadinya aku buat NOVEL dari kisah aku sendiri

. tapi lama-lama jadi punya niat untuk terbitkan kisah ini dalam bentuk buku . lagi berusaha cari promotor NOVEL’nya nih .. moga aja berhasil_amien .. hehe :p

. Iya tyo , makasih banyak dukungannnya =)

.



Eka Putra says:

Like This..
baca novelnya jd pnasaran bgmn ahir ceritanya…
hmm..
perlu bahasa2 yg bisa menggelitik telinga..
overall bagus..



enyho04 says:

untuk kak ekha thanks banget ya udah meluangkan waktuny untuk sekedar singgah dan membaca novel buatan aku.. hehe

. by the way , bahasa memang sengaja aku buat sperti demikian karena supaya lebih natural aja ka.. hehehe

. skali lagi makasih ka , atas kritik dan komentarnya
. nanti kalau sudah ada lanjutan critanya . aku akan kirim info ke email / facebooknya kaka ya.. ^.^



Dhieta says:

keren2…
lanjutin lagi dong mba, penasaran ma akhir crita c mr.c itu… hahahahaa…
share di group mba..



alfin wizzard says:

smpah kreen bnget tp biar bgmna pun jg kota palu tu kota yg akn pnh dgn crta yg tak akn org bsa lpa apabila dy sdh brada dkota tsb
kre2 fto yg ad ddlmx apalg foto jmbatax…………



enyho04 says:

Dhieta : waduuuuuuuuuuuuhhhhhh .. kayak loe gag tau aja deh sapa tuh si MR.C .. hahahhaa😀

. tpi thanks ya dit udah mau mampir ke blog gue untuk sekedar baca nih NOVEL , maaf kalo belum kelar yee .. loe tau sendiri kan kegiatan kita dikampus gimana .. haha😀

. wah .. wah .. gue belom siap kalo untuk share di group dit :p

. ntar aja dah kalo udah kelar :p



enyho04 says:

Alfin : waaahh thanks ya teman ,, Novel saya di puji lagi

. iya tuh betul , banyak banget kenangan yg aku simpan buat kota Palu
. apalagi buat seseorang yg ada di foto itu .. hihihi :p

. skali lagi makasih buat saran dan pujian ya🙂



giela says:

mampir dulu yehh komen nya ntar aja…..



riansoeseno says:

panjang yah? aduh anak muda cerita cinta-cintaan mulu. haha
enjoy your post. have a nice day.



agnes says:

yaa~ hmm… hebat juga lu masi inget.. bahasa indo nya juga bagus *ga kek gue banget :p*

jujur gw susaaaahh banget kalo nulis pake b.indo ntah knapa… kbanyakan baca yang inggris kali ya… =_____= i envy you!

lanjudkan! gw pengen bikin cerita tapi…. waktunya ga ada >,<



Komentar ditutup.

et cetera
%d blogger menyukai ini: