My Memory











WASHINGTON – Selebriti dunia seperti Britney Spears dan Lady Gaga boleh saja memiliki jutaan followers di Twitter. Tapi, keduanya belum memiliki pengaruh di mikroblogging tersebut.

Berdasarkan laporan penelitian Hewlett-Packard Social Computing Lab, ada beberapa pengguna Twitter yang dianggap paling berpengaruh. Salah satunya adalah pengguna Twitter asal Indonesia, Joko Anwar. Sutradara film Janji Joni tersebut bahkan mengalahkan aktor dunia seperti Asthon Kutcher soal pengaruh di Twitter.

Joko Anwar sendiri  diketahui baru memiliki sekira 60.000 pengikut, berbeda dengan Ashton yang telah memiliki lebih dari 3 juta follower.

Peneliti HP Lab mengatakan, untuk menentukan daftar ini mereka tak hanya menilai seberapa banyak pengikut yang dimiliki namun juga seberapa banyak klik dari link yang diposting pengguna Twitter dan kemudian repost, atau retweet.

Tujuan penelitian adalah untuk mencari tahu suara-suara di situs jaringan sosial yang menyebarkan ide-ide kepada seluruh pengguna Twitter.

“Jika pesan seseorang tidak mengarah kepada tindakan, kami tidak dapat mengatakan bahwa dia berpengaruh,” kata Bernardo Huberman HP Labs seperti dilansir Foxnews, Jumat (20/8/20100).
“Britney dapat memiliki banyak penonton pada konser-nya tetapi jika mereka tidak mengubah sesuatu dalam diri mereka, atau memberitahu orang lain untuk mengadakan perubahan, maka itu bukanlah konser berpengaruh,” kata Huberman.

Top 10 Pengguna Internet Paling Berpengaruh versi HP Labs

1. @mashable
2. @jokoanwar
3. @google
4. @aplusk (Ashton Kutcher)
5. @syfy
6. @smashingmag
7. @michellemalkin
8. @theonion
9. @rww
10. @breakingnews (srn)

Iklan


Seorang siswa sekolah menengah di Inggris, Christian Owens, menjadi miliarder termuda hanya dari bisnis yang dibangunnya sejak dua tahun lalu. Dia menggunakan uang saku untuk mendanai usaha pertamanya, situs Mac Box Bundle, pada tahun 2008.

Kini, keuntungan yang didulang dari situs itu mencapai hingga 700 ribu poundsterling. Dia meluncurkan perusahaan iklan berbayar per klik (pay-per-click), Branchr, pada usia 14 tahun. Usaha itu ditekuninya sepulang sekolah dan pada akhir pekan. Tak dinyana, Branchr maju pesat dan di tahun pertama sudah menghasilkan 500 ribu pounsterling.

Situs jejaring sosial seperti MySpace adalah klien setianya. Owen yang tinggal di Corby, Northants, Inggris saat ini mempekerjakan delapan pekerja dewasa di Inggris dan Amerika sebagai tenaga marketing dan asisten teknis. Rencananya, dia akan membuka dua kantor Branchr pada tahun berikutnya.
Anak muda, yang masih tinggal bersama orang tuanya, — sang ibu, Alison, bekerja sebagai sekretaris dan Julian ayahnya seorang pekerja pabrik — ini terinspirasi untuk masuk ke bisnis di jagat maya setelah menonton CEO Apple Steve Jobs menerjang badai menuju sukses. Kini dia bertekad untuk mendulang 100 juta poundsterling tahun ini dari usahanya.

“Saya ingin menciptakan sesuatu yang inovatif dan sederhana, yang akan merevolusi cara kerja iklan,” katanya. “Mac Box Bundle sudah menjadi sukses tapi aku benar-benar ingin mendorong diri sendiri dan melakukan sesuatu yang berbeda, jadi saya datang dengan ide Branchr.”

Kendati sudah menjadi miliarder, ia ingin menjalani kehidupan normal seperti remaja lainnya. “Saya pikir setiap orang memiliki naluri bisnis di dalamnya, mereka hanya perlu untuk mendapatkan pengalaman dan bertekad untuk membuatnya.”

Menurutnya, tak ada rumus ajaib untuk bisnis, hanya dibutuhkan kerja keras, tekad, dan semangat untuk melakukan sesuatu yang hebat. “Tujuan saya adalah untuk menjadi orang terkemuka di dunia internet dan iklan mobile dan mendorong diri saya ke arah sana dengan sungguh-sungguh,” tambahnya.

Owen, yang telah menggunakan komputer sejak usia tujuh tahun, mulai belajar sendiri desain web dasar pada usia 10 tahun setelah dihadiahi komputer Mac oleh orang tuanya. Perusahaannya sekarang menjual lebih dari 250 juta iklan untuk 11 ribu situs setiap bulan dan telah mengakuisisi perusahaan kedua, Atomplan, yang menyediakan perangkat lunak bisnis.
Sumber: http://www.republika.co.id/



et cetera