My Memory











{November 8, 2010}   Dunia Internet & Networking
  • SEJARAH INTERNET

Sejarah internet Indonesia bermula pada awal tahun 1990-an, saat itu jaringan internet di Indonesia lebih dikenal sebagai paguyuban network, di mana semangat kerjasama, kekeluargaan & gotong royong sangat hangat dan terasa diantara para pelakunya. Agak berbeda dengan suasana Internet Indonesia pada perkembangannya yang terasa lebih komersial dan individual di sebagian aktifitasnya terutama yang melibatkan perdagangan Internet.

Rahmat M. Samik-Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu Surya, Firman Siregar, Adi Indrayanto, Onno W. Purbo merupakan beberapa nama-nama legendaris di awal pembangunan Internet Indonesia di tahun 1992 hingga 1994. Masing-masing personal telah mengkontribusikan keahlian dan dedikasinya dalam membangun cuplikan-cuplikan sejarah jaringan komputer di Indonesia.

Di Indonesia sendiri, internet merupakan media komunikasi yang mulai populer di akhir tahun 1990. Perkembangan jaringan internet di Indonesia dimulai pada pertengahan era 1990, namun sejarah perkembangannya dapat diikuti sejak era 1980-an. Pada awal perkembangannya, kehadiran jaringan internet diprakarsai oleh kelompok akademis/mahasiswa dan ilmuwan yang memiliki hobi dalam kegiatan-kegiatan seputar teknologi komputer dan radio. Para akademis dan ilmuwan tersebut memulai berbagai percobaan di universitas dan lembaga pemerintah dengan melakukan penelitian yang berhubungan dengan teknologi telekomunikasi, khususnya komputer beserta jaringannya. Karenanya, internet hadir sebagai bagian dari proses pendidikan di universitas dan berfungsi memudahkan pertukaran data dan informasi, yang hadir tidak hanya dalam lingkungan kampus/lembaganya saja, melainkan antar kampus dan antar negara.

Di sini diawali perkembangan kegiatan amatir radio dengan berdirinya Amatir Radio Club (ARC) ITB pada tahun 1986. Menggunakan pesawat Transceiver HF SSB Kenwood TS430 dan komputer Apple II, belasan mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) berhasil mengkaitkan jaringan amatir Bulletin Board System (BBS) dengan server BBS amatir radio lainnya di seluruh dunia.

Sekilas mengenai sistem ini, BBS merupakan sebuah sistem komputer yang memungkinkan orang untuk terkoneksi dengan menggunakan program terminal. Biasanya digunakan untuk upload/download software, membaca berita atau buletin, chatting dengan user lain(melalui email ataupun sistem forum), dan bahkan terkadang sebagai online games. BBS umumnya menggunakan kabel telepon untuk saling terhubung. BBS belakangan mulai meredup seiring Internet masuk, dan sekarang walaupun masih ada hanya dijadikan mainan bagi para hobyist.

Robby Soebiakto meyakini bahwa masa depan teknologi jaringan komputer akan berbasis pada protokol TCP/IP. Karenanya, Ia membuat teknologi radio paket TCP/IP yang diadopsi oleh para rekannya di BPPT, LAPAN, UI, & ITB dan yang menjadi cikal bakal berdirinya jaringan internet yang bernama PaguyubanNet.

Suryono Adisoemarta di akhir 1992 kembali ke Indonesia, kesempatan tersebut tidak dilewatkan oleh anggota Amatir Radio Club untuk mencoba mengembangkan gateway radio paket di ITB. Berawal semangat & bermodalkan PC 286 bekas barangkali ITB merupakan lembaga yang paling miskin yang nekad untuk berkiprah di jaringan PaguyubanNet. Rekan lainnya seperti UI, BPPT, LAPAN, PUSDATA DEPRIN merupakan lembaga yang lebih dahulu terkait ke jaringan di tahun 1990-an mereka mempunyai fasilitas yang jauh lebih baik daripada ITB. Di ITB modem radio paket berupa Terminal Node Controller (TNC) merupakan peralatan pinjaman dari Muhammad Ihsan dari LAPAN.

Pada tahun 1988, pengguna awal Internet di Indonesia memanfaatkan CIX, salah satu ISP pertama di Inggris, untuk mengakses internet. CIX pada awalnya hanya menawarkan jasa e-mail internet dan newsgroup komersial. Setelah beberapa saat mulai merambah ke HTTP dan FTP. Saat itu, pengguna Internet memakai modem 1200 bps dan saluran telepon internasional yang sangat mahal untuk mengakses Internet. Di tahun 1989, Compuserve, pemain besar jasa online dari Amerika, hadir dan menawarkan jasa yang sama. Beberapa pengguna Compuserve memakai modem yang dihubungkan dengan Gateway Infonet yang terletak di Jakarta. Saat itu, biaya akses internet dengan Compuserve terbilang mahal, walaupun jauh lebih murah dari CIX.

Di sekitar tahun 1994 mulai beroperasi IndoNet yang dipimpin secara part-time oleh Sanjaya. IndoNet merupakan ISP komersial pertama Indonesia yang pada awalnya memanfaatkan lisensi dari PT. Lintas Arta. Pada waktu itu pihak POSTEL belum mengetahui tentang celah-celah bisnis Internet & lagipula masih sedikit sekali pengguna Internet di Indonesia. Sambungan awal ke Internet dilakukan menggunakan dial-up oleh IndoNet, sebuah langkah yang cukup nekat barangkali. Lokasi IndoNet masih di daerah Rawamangun di kompleks dosen UI, yang mungkin dikarenakan kebetulan ayah Sanjaya adalah dosen UI. Akses awal di IndoNet mula-mula memakai mode teks dengan shell account, browser lynx (browser berbasis teks, tidak ada gambar) dan email client pine pada server AIX.

Ping pertama dari luar negeri ke Indonesia terjadi pada tanggal 7 Juni 1994. Randy Bush dari Portland, Oregon, Amerika Serikat melakukan ping ke IPTEKNET yang kemudian di laporkan ke rekan-rekan di Natonal Science Foundation (NSF) Amerika Serikat. Dalam laporan sambungan IP pertama Indonesia dari IPTEKNET diketahui leased line 64Kbps membutuhkan waktu ping sekitar 750ms dari Amerika Serikat.

Itulah sekilas informasi tentang perkembangan sejarah internet di Indonesia. Tanpa adanya internet tentu saja tidak ada website, tidak ada blog, tidak ada facebook, tidak ada web developer, tidak ada web designer di Indonesia. Oleh karena itu, betapa beruntungnya (walaupun kecepatannya masih cukup miris di banding negara lain). Perkembangan internet merupakan salah satu kepingan sejarah dari perkembangan teknologi di Indonesia yang sudah seharusnya kita mengetahuinya.

  • Asal Mula Jaringan Internet ( browser ) :

Perang browser bisa dilacak awalnya sejak Netscape Navigator dan Internet Explorer. Dua kubu itu berseteru memperebutkan pasar pengguna Internet yang ketika itu boleh dibilang tidak seberapa. Perlu diketahui bahwa browser pertama Netscape bernama Mosaic Netscape baru kemudian baru diubah menjadi Netscape Navigator. Mosaic kerap dianggap sebagai aplikasi browser pertama di dunia meskipun sebelumnya sudah ada WorldWideWeb alias Nexus yang merupakan browser pertama di dunia.

Mulai dari tahun 1995 World Wide Web telah menerima perhatian dari media masa. Netscape pada saat itu merupakan browser yang paling banyak digunakan orang, sedangkan Microsoft dengan lisensi Mosaicnya merilis Internet Explorer 1.0 bersama Microsoft Windows 95 Plus! di Agustus.

Pertempuran antar kedua browser ini dilakukan dengan saling mengeluarkan versi terbaru dengan tambahan segudang fitur. Sebab, dalam pertempuran tersebut jika ada yang memiliki fitur yang kurang akan dianggap ketinggalan. Selama perlombaan penambahan fitur selama itu akhirnya muncul tag Blink (membuat tulisan kedap-kedip), Marquee (tulisan berjalan), Font(mengatur huruf di HTML), Javascript (Microsoft menandingi dengan JScript). IE 3 sendiri, untuk pertama kalinya, dipersenjatai dengan kemampuan untuk mendukung implementasi Cascading Style Sheets (bahasa yang mengatur tampilan website di zaman sekarang).

Pada masa itu dikarenakan masing-masing terus menambah fitur dan bukannya mengikuti standar, sehingga antara satu browser dengan yang lainnya semakin jauh berbeda. Akibatnya pembuat website biasanya terpaksa memilih salah satu browser untuk membuat website. Jadi, masa itu tulisan ‘best viewed in Netscape’ atau ‘best viewed in Internet Explorer’ merupakan hal yang biasa.

Meski arena pertempurannya belum terlalu besar, persaingan kedua kubu Netscape dan Microsoft sudah sangat sengit. Pada bulan Oktober 1997 misalnya, pihak Microsoft meluncurkan Internet Explorer (IE) 4.0 dengan sebuah pesta besar-besaran di San Francisco. Malam hari setelah pesta, sekelompok orang yang diduga dari Microsoft berniat iseng dan meletakkan logo IE besar di halaman kantor Netscape.

Pihak Netscape, yang kerap bermalam di kantor, mengetahui akan aksi iseng tersebut dan memutuskan untuk melakukan “pembalasan”. Sebelum ada yang sempat melihat lambang huruf “e” warna biru itu mejeng di depan kantor Netscape, beberapa pegawai Netscape menggulingkannya, menuliskan “Netscape Now” dan meletakkan maskot mereka, seekor kadal bernama Mozilla di atasnya. Sebagai tambahan di kartu dino itu ditulis “Netscape 72, Microsoft 18″ yang merujuk ke persentase distribusi masing-masing browser. Akibatnya, muncullah insiden “Mozilla menginjak IE” yang terkenang sepanjang masa.

Rilis IE 4 merupakan salah satu penyebab keadaan berbalik. IE 4 terintegrasi dengan Microsoft Windows. Dibantu dengan sudah semakin banyaknya pengguna Windows, otomatis dengan membundel IE secara gratis ke dalam Windows, memukul telak Netscape. Alih-alih pengguna harus mendapatkan browser lain dengan mendownload atau instalasi lagi, karena IE sudah ada dari sononya. Sebagian besar orang mengecam langkah ini baik dari pihak profesional maupun industri IT.

Netscape kemudian mengambil langkah melawan kedigdayaan browser rakitan Microsoft. Misalnya pengaduan kasus monopoli yang untuk pertama kalinya diumumkan oleh Jaksa Agung Janet Reno pada Oktober 1997. Reno, berdasarkan pengaduan Netscape, menyatakan Microsoft telah melakukan pelanggaran atas UU Anti-Monopoli “Sherman Act 1890″ lantaran menggratiskan IE 3.0 yang dirilis pada bulan Agustus 1996 dan mengikatnya (bundled) pada sistem operasi Windows 95.

Berdasarkan pengadilan dan pemeriksaan bukti-bukti yang alot, akhirnya pada Juli 2001 Mahkamah Agung (MA) Amerika Serikat memerintahkan Microsoft untuk melepas ikatan antara IE dengan seluruh sistem operasi Microsoft, tanpa terkecuali. Walhasil, pengguna komputer kini dapat memilih, menginstal dan menghapus browser yang dikehendaki. Selain itu, Microsoft juga diharuskan menghapus kebijakannya mengenai keharusan para pembuat PC memasang icon IE di Start Menu saat menginstal sistem operasi Windows. Selain harus mematuhi keputusan-keputusan MA tersebut, pada Oktober 2001 Microsoft juga merevisi kebijakannya yang selama ini mengharamkan pengguna browser non IE untuk mengunjungi situs-situs populer yang dikelola oleh Microsoft Network (MSN).

Salah satu situs yang dikelola oleh MSN adalah Hotmail.com, situs layanan web mail gratis yang diakuisisi Microsoft pada bulan Januari 1998 . Dengan revisi tersebut, para pengguna browser non IE yang selama ini secara otomatis akan diarahkan ke tempat untuk mendownload IE apabila mengunjungi situs-situs MSN, kini tidak akan lagi mengalami pembedaan tersebut. Bayangkan saja, pengguna aktif e-mail Hotmail.com menurut Microsoft adalah lebih dari 100 juta anggota per bulan Mei 2001, meningkat berkali-kali lipat dari angka 9 juta anggota saat diakuisisi.

Sayang seribu sayang, keputusan MA Amerika tersebut sudah sangat terlambat! IE secara perlahan, namun pasti, menggerus pangsa pengguna browser Netscape. Sebenarnya IE 3.0 mengadopsi teknologi Netscape 2.0 yang dirilis pada Maret 1996, ditambah dengan kemampuan Visual Basic Script (VBS). Netscape 2.0 merupakan browser pertama yang mengusung teknologi frames, Java, Javascript, Plug-ins dan teknologi enkripsi Secure Socket Layer (SSL). Bahkan Microsoft saat peluncuran IE 3.0 menyatakan secara tegas bahwa 79% dari pengguna browser yang telah disurvei secara independen sebelumnya, lebih memilih menggunakan IE 3.0 beta 2 ketimbang Netscape beta yang dirilis pada bulan Juli 1996.

Gerusan tersebut makin parah ketika Microsoft pada bulan Oktober 1997 merilis IE 4.0 yang diikat erat pada desktop Windows 98 dengan teknologi Active Desktop. IE 4.0, dengan penampilan dan kemampuan yang sangat ditingkatkan dari pendahulunya IE 3.0, ditambah dengan teknologi ActiveX, menjadi senjata pamungkas yang akan mengakhiri dinasti Netscape. Netscape ditikam oleh IE, yang notabene adalah saudara kandungnya sendiri.

Bahkan langkah Netscape untuk menggratiskan semua browsernya, termasuk menggratiskan source codenya, terhitung sejak Januari 1998 tidak dapat berbuat banyak. Padahal, sebelum IE 3.0 dirilis, Netscape telah menguasai 80% pangsa pengguna browser di seluruh dunia. Untuk selanjutnya, versi demi versi terus berlanjut, menandakan perang browser yang berkepanjangan. Tentu saja perang yang tidak seimbang.

Perang Netscape dan Microsoft pada akhirnya dimenangkan oleh kubu Microsoft sekitar tahun 1998. Berbagai faktor mendorong kekalahan Netscape, mulai dari dominannya Microsoft di pasar sistem operasi hingga kelemahan Netscape Navigator dari sisi teknis.

Meski sudah kalah, bukan berarti diam saja. Sebelum kematiannya, Netscape masih sempat menjalankan satu langkah yang terbukti efektif. Strategi ini yakni menerapkan Open Source, yaitu membuka kode penyusun Netscape kepada komunitas pengembang yang luas di dunia. Strategi nekat tersebut terbukti ampuh. “Almarhum” Netscape melahirkan yayasan yang menggunakan nama dari maskot tim Netscape, The Mozilla Foundation. Bersama-sama, sekumpulan software developer di Mozilla mengembangkan browser bernama Mozilla. Ironisnya, browser berlambang kadal raksasa itu juga dikritik karena memiliki ukuran yang besar dan memberatkan memori komputer. Ukuran besar itu terjadi karena Mozilla sebenarnya merupakan sebuah paket aplikasi yang terdiri atas browser, e-mail clien t, dan editor HTML.

Tim Mozilla terus mengembangkan browsernya hingga suatu ketika mereka membangun ulang Mozilla menjadi Firefox atau nama lengkapnya Mozilla Firefox. Rubah api ini diibaratkan burung api phoenix yang bangkit dari abu-abu Mozilla dan Netscape.

Memang awalnya Firefox akan dinamai Phoenix, tetapi tersandung masalah hak cipta dan merek dagang. Nama Firebird pun sempat diajukan sebelum akhirnya dipilih nama Firefox. Awalnya Firefox diintip dengan kekhawatiran bahwa ia hanyalah si kadal raksasa yang berubah wujud. Namun kemudian, publik jatuh cinta pada browser yang ramping itu. Firefox menjadi pilihan banyak pihak.

Semenjak semakin populernya Firefox, akhirnya perang browser yang kedua dalam dunia IT dimulai..

Setelah kemenangan mutlak Internet Explorer (IE) vs Netscape Navigator, Netscape mempublikasikan source codenya sebagai open-source dan mempercayakannya pada komunitas non-profit mereka yang baru didirikan, Mozilla Foundation untuk menciptakan penerus. Browser yang diprakasai oleh Dave Hyatt, Joe Hewitt dan Blake Ross ini mengalami beberapa kali perubahan nama. Pertama kali browser ini bernama Phoenix, tetapi mengalami masalah merk dagang dengan Phoenix Technologies. Kemudian mereka menggantikannya menjadi Firebird tetapi diprotes keras dari para pendukung projek database free, Firebird.

Karena mendapat protes terus menerus, akhirnya kelompok Mozilla Foundation menggunakan nama Mozilla Firebird untuk menghindari konflik nama dengan software database. Tetapi karena terus ditekan juga, akhirnya pada tanggal 9 Februari 2004, Mozilla Firebird mengubah namanya menjadi Mozilla Firefox.

Firefox terbukti cukup tangguh untuk menghadapi IE. Berdasarkan statistik W3Schools, pada awal tahun 2005 Firefox mendapatkan pangsa pasar sebesar 16.6% dan sekarang, menjelang akhir 2010, Firefox sudah mendapatkan pengguna sebanyak 45%. Memang statistik ini tidak dapat sepenuhnya dipercaya, namun cukup memberi gambaran pada kita bahwa sekarang ini dua pemain utama dalam pertempuran browser adalah IE dengan Firefox.

Tetapi perang browser kali ini tidak sesederhana IE versus Firefox. Karena muncul pemain-pemain baru yang bisa saja suatu saat menyalip posisi satu dan kedua. Penantang pertama adalah Opera. Browser ini pertama kali dirilis pada tahun 1996. Opera masih bersifat bayar sebelum versi 5 yang dirilis tahun 2000. Setelah versi 5, Opera menjadi gratis dengan bertambah iklan sebagai kompensasinya. Akhirnya pada versi 8.5 seluruh iklan dihilangkan dan sekarang kekuatan finansial mereka berasal dari pendapatan di Google (sebagai search engine default Opera).

Opera selalu menjadi penggagas fitur baru pada browser. Sistem multiple tab, mouse gesture, atau speed dial merupakan contoh hasilnya yang semua terbukti sangat memudahkan pengguna dan diimplementasi beberapa browser lain. Walaupun pangsa pasarnya yang hanya sekitar 1%, Opera umumnya selalu mendapat respon positif dari user. Selain itu Opera juga sangat terkenal di platform lain seperti PDA atau smartphone dengan Opera Mobile, handphone dengan Opera Mini dan bahkan pada Nintendo DS maupun Wii.

Browser penantang berikutnya adalah Safari dari Apple. Safari diperkenalkan 2003 dan akhirnya dijadikan browser default bagi Mac OS mulai dari versi 10.3 yang bertujuan untuk menggantikan IE For Mac. Langkah Apple ini berhasil memukul telak IE. Dalam sekejap pangsa pasar IE di Mac berkurang drastis. Microsoft yang melihat keadaan ini akhirnya juga memutuskan tidak mendevelop IE untuk Mac lagi. Selain digunakan di komputer desktop, Safari juga diimplementasi pada produk Apple yang lain seperti iPhone dan iPad. Safari sekarang menguasai pangsa pasar desktop sekitar 5%.

Dan satu lagi penantang baru yang diramalkan akan menjadi ancaman terbesar bagi para browser adalah buatan perusahaan raksasa internet, Google yang dinamakan Chrome. Pertama kali dirilis dalam versi beta pada tahun 2008. Chrome difokuskan untuk meningkatkan keamanan, kecepatan dan kestabilan. Browser ini memiliki tampilan yang sangat ringkas, karena tidak memiliki menu bar seperti pada window browser pada umumnya. Memiliki modus penyamaran. Memiliki teknologi pengelolaan memori yang terpisah, sehingga salah satu tab mengalami crash tidak akan mengakibatkan satu browser crash. Memiliki fungsi antipenipuan karena memiliki sistem blacklist website berbahaya atau scam. Tidak mengherankan Chrome yang baru dirilis beberapa tahun sudah menguasai sekitar 15% pangsa pasar dan terus menunjukkan tren peningkatan.

Persaingan ini tentunya masih berlanjut sekarang, dan pastinya akan merupakan perperangan yang panjang. Statistik pengguna kemungkinan akan terus menerus mengalami perubahan seiring setiap rilis versi terbaru browser-browser tersebut. Sampai saat artikel ini ditulis, perkembangan terakhir adalah IE mengeluarkan versi 9 pada tanggal 15 September 2010. Chrome mengeluarkan versi 8.0.552 pada tanggal 12 Oktober 2010. Firefox juga tidak ketinggalan dengan akan merilis versi 4 yang dijadwalkan pada bulan November 2010.

Seperti apakah hasil perperangan sebetulnya tidak akan memberi efek besar bagi pengguna awam. Karena tentunya adalah sebuah aplikasi yang semakin baik, semakin aman, semakin cepat dan semakin mudah digunakan. Tetapi perperangan browser ini akan sangat menentukan langkah seorang pengembang web dalam merancang website. Karena selama tidak adanya satu kesepakatan antar sesama browser dalam hal standardisasi HTML, CSS ataupun Javascript maka web developer selalu harus menghabiskan waktu lebih untuk membuat website supaya bisa dijalankan browser manapun.

Selanjutnya saya akan membahas tentang perbandingan sosial networking yang populer

sosialnetworkingAkhir-akhir ini ada sebuah fenomena yang menarik bagi pengguna internet di Indonesia pada khususnya, yaitu banyak para pengguna yang beraktifitas di dunia sosial networking (jejaring sosial), tentunya mempunyai maksud dan tujuan tertentu untuk ikut aktifitas tersebut. Ada yang menarik ketika saya iseng-iseng membrowsing di friendster yaitu ada beberapa member dari friendster itu yang menawarkan jasa pijat baik itu untuk wanita maupun pria.

Sosial networking yang sebelumnya bertujuan untuk mempersatukan teman-teman dari berbagai daerah dalam satu jaringan yang besar dan selalu berhubungan baik itu sedang online maupun offline, namun sekarang telah berubah sebagai alat mempromosikan diri baik itu sisi negatif maupun positif dengan tujuan berbisnis. Selain friendster situs sosial networking yang sekarang populer di Indonesia adalah friendfinder, myspace, yuwie dan facebook. Berikut perbandingan ketiga sosial networking tersebut:

1. Friendster
Sebenarnya banyak keunggulan Friendster mulai dari kebebasan pengguna memodifikasi halaman profilnya sesuai minat pemiliknya, menambahkan kotak multi media, mencari pendukung atau massa suatu organisasi menggunakan grup, hingga mempromosikan sesuatu melalui comment box agar laku di luar negeri, misal mempromosikan website atau blog agar dikunjungi. Selain itu dengan adanya Friendster, bisa menjadi tempat diskusi antara satu orang dengan orang lain. Kita juga bisa untuk melatih kelancaran bahasa inggris kita, apabila kita mempromosikan sesuatu kepada orang diluar negeri.
Akan tetapi semua kebebasan yang diberikan oleh pihak Friendster kepada kita tidak semua bisa kita rasakan. Karena semakin memberikan kebebasan, semakin banyak pula para hacker yang mencari kelemahan Friendster. Semua akan dibahas di bawah. Friendster merupakan jejaring sosial yang tertua. Oleh karena itu tidak heran friendster memiliki jaringan ATM manusia terluas di Indonesia pada khususnya dan Asia Tenggara pada umumnya namun tidak di Eropa dan Amerika. Walaupun menurut hasil statistik salah satu pengamat telematika, 68% diantaranya adalah palsu. Namun sayangnya, luasnya jaringan itu tidak diimbangi dengan fitur-fitur yang asyik. Fitur friendster terlihat nyaris tidak berkembang dari zaman dulu. Interaksi antara kita dan teman kita hanya bisa dilakukan melalui saling mengirim komentar, saling mengirim pesan, saling mengisi pesan berantai di bulletin board, dan blog.
Oleh karena itu dapat saya simpulkan, memiliki friendster adalah untuk sekedar tahu kabar teman-teman lama di Indonesia (saja). Secara keseluruhan fitur di friendster kurang adiktif dalam jangka waktu lama.

2. My Space
My Space adalah salah satu jejaring sosial yang memiliki jaringan terbesar di dunia. Yang membuat my space terkenal adalah karena dengan my space anda dapat mempromosikan musik anda ke khalayak ramai di dunia. Namun sama seperti friendster, interaksi antara manusia-manusia di myspace terbatas pada komentar, pesan, bulletin board, dan blog. Sudah begitu, di myspace banyak spammer lagi.

3. Facebook
Facebook adalah jejaring sosial paling berkembang saat ini. Dimulai saat mereka membuka pendaftaran akun baru bagi user umum diluar user-user yang memiliki email institusi pendidikan tertentu yang mereka kenali. Bahkan sekarang kabarnya Microsoft mungkin akan membeli sebagian saham dari Facebook. Fitur yang paling menarik dari facebook adalah fitur application. Salah satunya adalah application game, kita bisa main game dalam suatu jejaringan Facebook. Ada lagi application tentang Fitur application memungkinkan pihak ketiga menambahkan aplikasi baru di facebook. Dari aplikasi narsis foto-foto di flickr, aplikasi vampir yang saling menggigit kawan baru (versi manusia serigala juga ada), aplikasi perang dan masih amat sangat banyak lagi. Di Facebook juga bisa chat sesama member jika member tersebut online, jadi simpel bisa main aplikasi dan chat dengan teman di facebook kita.

4. Friendfinder

Friendfinder merupakan salah satu program sosial networking yang juga populer di dunia. Dalam situsnya ini frienfinder tidak hanya sebagai situs jejaring sosial saja namun juga bisa mendapatkan penghasilan online hanya dengan menampilkan banner. Bergabunglah dengan Friendfinder sebuah jaringan komunitas, blog, chatrooms, forum dsb. Pendaftaran gratis dan anda bisa mereferensikan dengan orang lain.

5. Yuwie

Yuwie juga situs pertemanan, di yuwie semua bisa kamu lakukan seperti tambah poto, komment, buat/tambah grup, bisa tambah kode-kode html didalam layoutnya, buat blog, perbedaannya lagi dengan yang lainnya adalah diyuwie jika kamu mengajak orang lain dan orang lain itu memberi komentar dll bisa dapat dolar.

Mengtur Trafic Data di dalam Jaringan :

  • Definisi Bandwith

Bandwidth Controller adalah sebuah software untuk mengatur bandwidth computer data atau traffic baik internet maupun data network. Bandwidth Controller bisa dikatakan sebagai software pembatas bagi computer lain atau memberikan prioritas bagi computer lain agar bisa mengaccess data internet maupun data lokal

Bandwidth Controller bertujuan untuk mengatur bandwidth dari computer lain. Penempatan software Bandwidth Controller ditempatkan pada sebuah computer yang dijadikan jalur keluar misalnya mengaccess data internet. Sebagai contoh, bila sebuah warnet, kantor atau jaringan computer tetangga mengunakan sebuah computer yang dijadikan sebagai Gateway / computer sharing / computer server. Computer server tersebut berfungsi untuk mendistribusikan data keluar masuknya dari dan ke computer lainnya. Sehingga seluruh computer dapat mengaccess data bersama sama seperti sharing koneksi internet.

Mengunakan sebuah computer server, misalnya mengunakan OS Windows XP tidak bisa memberi batasan berapa banyak trafik yang diberikan untuk masing masing computer. Karena computer server beranggapan bahwa setiap computer memiliki hak hak yang sama untuk mengacces data, seperti koneksi internet. Computer server hanya dapat mengatur seperti memblock port misalnya semua user tidak diijinkan membuka website, atau tidak bisa mengirim email. Disini kelemahan dari sistem computer server , karena fungsinya sebagai pintu gerbang atau jalur keluar masuk saja sehingga tidak memiliki fungsi sebagai pembatas trafik data agar membagi bandwidth ke masing masing computer.

Bisa dibayangkan didalam sebuah jaringan LAN terdapat 10 computer yang terhubung ke computer server untuk mengaccess data internet. Bila 1 saja computer mengunakan program download manager atau program P2P, misalnya Bittorrent, Flashget atau Download Accelereator maka dipastikan kecepatan koneksi internet pada computer lain menjadi lambat. Hal tersebut terjadi karena kecepatan beberapa program seperti download manager mampu mengambil data trafik besar sehingga akan menganggu atau memperlambat koneksi computer lainnya.

Bandwidth Controller dapat melakukan pembatasan atau membagi kecepatan trafik didalam jaringan . Bahkan software ini dapat membatasi kecepatan maksimum bagi computer lain yang dianggap terlalu banyak mengunakan data trafik. Bandwidth Controller juga memiliki beberapa fitur sangat baik sehubungan dengan kebutuhan traffic didalam sebuah jaringan network.

Dibawah ini beberapa kemampuan dari Bandwidth Controller :

  • Membatasi beberapa computer atau group dengan limit atau batas tertentu mengunakan trafik data ke server.
  • Membatasi atau membagi kecepatan trafik data seperti pembagian maksimum atau minimum dari pemakaian bandwidth
  • Penguncian dengan batas tertentu, misalnya seorang karyawan terlalu banyak access internet maka dapat dibatasi setelah kapasitas tertentu akan diturunkan kecepatannya.
  • Pengaturan dalam waktu, misalnya setelah jam 9 pagi dimana pemakai internet didalam kantor mulai aktif, maka software dapat membatasi kecepatan maksimum untuk mendownload diseluruh computer.
  • Memberikan prioritas dari sebuah protokol seperti memberikan prioritas access pemakai protokol VOIP.
  • Dan fitur terbaik adalah dapat menampilkan daftar computer yang mana yang terlalu banyak mengunakan bandwidth, sehingga dapat seorang Admin dapat terus memantau kegiatan / aktifitas computer lain didalam jaringan LAN.
  • Bahkan Bandwidth Controller menampilkan kemanakah sebuah computer sedang mengaccess data dengan menampilkan koneksi dari nomor IP server didalam daftar list bandwidth Controller.

Sedalam apakah kemampuan dari Bandwidth Controller


Susunan protokol dari koneksi antar computer memiliki beberapa lapis atau disebut layer. Bandwidth Controller mampu membatasi pada 2 sistem layer protocol yaitu layer 3 dan layer 7. Untuk layer 3 yang berisikan protokol IP, TCP, UDP, ICMP, IPSec AH, IPSec ESP dapat diberlakukan untuk dibatasi oleh Bandwidth Controller.

Layer lain yang dapat diatur adalah protokol layer 7 seperti nomor port HTTP, FTP, IMAP, Gnutella, MSN Messenger, Streaming Video, Shockwave Flash, HTTP download, MP3. Pemakai Bandwidth Controller dapat memberikan batas batas tertentu bagi computer lain untuk mengunakan trafik.

Lalu bagaimana bila seorang pemakai didalam jaringan cukup pintar untuk menganti atau berpindah pindah nomor IP computernya agar dapat lepas dari kontrol software Bandwidth Controller.

Pemakai computer didalam sebuah jaringan bisa saja menganti IP yang sifatnya dinamis. Tetapi Bandwidth Controller mampu memblock nomor fisik sebuah network yang disebut sebagai Mac address. Bandwidth Controller dapat mencatat nomor Mac address dari sebuah computer, dan tetap melakukan blocking atau membatasi trafik agar tidak terlalu berlebihan melakukan download atau upload. Sehingga seorang pemakai computer dapat terus dipantau oleh Bandwidth Controller walaupun sudah berganti IP, karena Mac address tidak bisa diganti dan tetap tercatat oleh software kecuali si pemakai computer menganti dengan NIC atau LAN card baru. Dibawah ini salah satu fitur untuk mengaktifkan Mac Address dari sebuah computer


Bagaimana cara kerja dari Bandwidth Controller. Software Bandwidth Controller dipasang atau diinstall pada sebuah computer yang memiliki access data keluar jaringan. Misalnya computer sebagai server / Gateway atau router yang mengunakan 2 ehternet card dimana 1 card untuk koneksi internal LAN terhubung ke HUB network, dan sebuah lagi terhubung ke jaringan internet. Sehingga seluruh koneksi computer ke computer server tersebut dapat diatur oleh Bandwidth Controller. Karena seluruh jalan keluar masuk harus melalui server maka Bandwidth Controller dapat memantau computer lain seperti melihat kemana saja computer tersebut terhubung, berapa banyak koneksi yang dilakukan atau berapa besar bandwidth yang digunakan oleh masing masing computer.

Dibawah ini sebagai contoh untuk memblock sebuah computer dengan option Filter. Pemakai Bandwidth Controller cukup memasukan nomor IP computer lain dan memasukan daftar pada software Bandwidth Controller. Sebagai contoh, misalnya memberikan kapasitas trafik bagi sebuah computer dengan maksimum untuk mendownload sampai 10 dan 20KB/s saja

Dibawah ini adalah gambar trafik dari sebuah computer yang telah di filter dengan maksimum trafik yang diberikan. Ketika pertama koneksi diberikan maksimum 10KB/s untuk aktifitas mendownload dan trafik pada computer tersebut langsung turun karena Bandwidth Controller hanya membatasi download sekitar 10KB/s. Diagram bagian kedua, dimana Bandwidth Controller membuka kembali bandwidth sehingga computer computer tersebut kembali naik dengan kecepatan maksimum trafik. Lalu diaktifkan untuk pembatasan kecepatan download hanya 20KB/s sehingga tampilan grafik kembali menurun dan kembali dilepas untuk mengunakan seluruh trafik data pada server.

Bandwidth Controller secara mudah mengatur berapa kecepatan maksimum dari sebuah computer untuk mendownload atau upload secara realtime di setiap computer atau group computer. Baik sebuah computer atau group dapat dibatasi kecepatan mendownload atau upload melalui computer server.

Bandwidth Controller tidak memerlukan software tertentu pada computer client dan cukup dipasangkan pada computer server saja. Karena Bandwidth Controller mengatur dan menangkap semua packet data yang melewati ethernet card. Dengan cara demikian, maka seorang staff IT bisa saja mengurangi kecepatan internet dari dari satu buah computer tanpa campur tangan ke sipemiliknya. Cara ini akan bermanfaat bila didalam sebuah jaringan network terdapat seorang staf yang terlalu sibuk mendownload dan mengambil trafik data internet sehingga menganggu pekerja lain yang membutuhkan.

Result


Bandwidth Controller adalah sebuah software untuk mengatur pemakaian bandwidth computer lain. Software Bandwidth Controller ditempatkan pada sebuah computer sebagai data keluar masuk atau computer server / router. Dengan Bandwidth Controller pekerjaan Admin lebih mudah untuk mengatur dan menjaga trafik dari masing masing computer. Dengan Bandwidth Controller akan sangat mudah mengetahui computer siapa saja yang terlalu banyak mengunakan bandwidth. Karena Bandwidth Controller memberikan daftar dari masing masing trafik computer. Dan seluruh computer yang terkoneksi akan menampilkan nomor IP serta angka bandwidth yang sedang digunakan, sehingga admin dapat dengan mudah melakukan block atau filter bagi computer tertentu untuk mengurangi kecepatan trafiknya ke computer server.

Walaupun Bandwidth Controller dibuat dengan tampilan sederhana, tetapi fitur yang ada sudah cukup lengkap. Dengan Bandwidth Controller maka seorang Admin dapat menjaga jaringan network agar dapat digunakan oleh semua pemakai. Dan dapat membagi secara merata atau memberikan prioritas trafik untuk bagian tertentu.

http://www.chip.co.id
http://www.ericsink.com
http://www.wikipedia.org
home.snafu.de/tilman/mozilla/stomps.html
Donny B.U., M.Si. . “Serba-serbi Browser: Perang Puputan, Cikal-Bakal dan Alternatif”



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

et cetera
%d blogger menyukai ini: